Pedong Roh (The Sword of the Spirit) Indonesian Translation

The-Sword-of-Spirit

By : Eric Turner       Faith, Grace, and Torah Ministries

Selama kita berperang melawan kepalsuan dunia ini, Satan dan kebohongannya, agen-agen yang melayaninya yang penampilannya seperti pelayan-pelayan kebenaran, dan doktrin-doktrin jahatnya yang mengganggu tubuh HaMashiakh / Messiah, kita sering mengalami mereka yang mengklaim kita tidak memahami, orang Yahudi bodoh yang hanya ingin mengabari legalisme dan penghakiman. Kita sudah sering diajari bahwa membetulkan / mengkoreksi, menegur, dan menentang doktrin-doktrin dari nabi-nabi palsu dan pelayan-pelayan Satan ini adalah bukan seperti apa yang HaMashiakh lakukan, dan ini bukanlah suatu tindakan kasih. Hari ini, apa yang saya akan lakukan adalah membuat roh-roh ini tidak berdaya (membunuh) dengan Pedang Roh, yang merupakan Firman (Davar) YAHWEH. Paulus mengatakan kepada kita di surat Efesus untuk mengambil senjata untuk melawan manusia penipu ini, yang menggunakan kebohongan-kebohongan Satan untuk menipu dan memecah belah tubuh YESHUA / Jesus.

 

Ef 6:10 Selebihnya hai saudara-saudaraku, hendaklah kamu dikuatkan di dalam Elohim, dan dalam kuasa kekuatan-Nya. 11 Pakailah selengkap senjata Elohim, yang dengannya kamu dapat berdiri teguh melawan rencana licik si iblis. 12 Sebab, pertarungan itu bagi kita bukanlah melawan darah dan daging, melainkan melawan penguasa-penguasa, melawan otoritas-otoritas, melawan penghulu dunia kegelapan zaman ini, melawan roh-roh jahat di alam semesta. 13 Sebab itu, kenakanlah selengkap senjata Elohim supaya kamu dapat bertahan pada hari yang jahat dan berdiri teguh setelah mengerjakan segala sesuatu. 14 Oleh karena itu, berdirilah teguh sambil mengencangkan ikat pinggangmu di dalam kebenaran, dan memakai baju zirah keadilan, 15 dan mengalasi kaki dengan persiapan Injil damai sejahtera, 16 diatas segalanya, mengenakan perisai iman yang dengannya kamu dapat memadamkan semua anak panah yang jahat yang telah dinyalakan. 17 Dan terimalah ketopong keselamatan, juga PEDANG ROH yaitu FIRMAN (DAVAR) ELOHIM.”

 

Berkali-kali di dalam kitab suci kita melihat konsep ini, persenjataan Surga adalah Firman YAHWEH. Ungkapan atau ucapan yang mendalam dari YAHWEH memiliki kuasa untuk membunuh, atau untuk menyembuhkan, untuk memberkati, atau untuk mengutuk, dan sayangnya, pada saat kita harus menggunakan Firman Kebenaran sebagai pedang, untuk membunuh setiap kebohongan, setiap penipuan, setiap penafsiran yang keliru, atau mencoba untuk mengambil Firman YAHWEH diluar konteks untuk membuktikan pelanggaran hukum. Ini bukanlah suatu pekerjaan yang setiap orang ingin lakukan, juga bukan suatu pekerjaan yang setiap orang mengalaminya, ini adalah suatu  pekerjaan yang memberatkan, dan anda secara tidak benar akan dituduh, dan di banyak kasus, bahkan memisahkan anda dari keluarga dan teman-teman dekat. Ini bukanlah sesuatu yang orang ingini untuk memilikinya dalam hidup mereka untuk dikata-katai, dan dituduh memimpin orang sesat. Pekerjaan ini bukan untuk yang lemah hatinya, tetapi di dalam setiap kasus, ini lebih penting daripada segala sesuatu yang dapat kita bayangkan, sebab jika Satan pergi tanpa dikendalikan, atau dibiarkan menyerang dengan kejam tanpa pertahanan yang dibuat, itu dapat membuat orang membayar dengan keselamatannya yang kekal, dan ini lebih penting daripada hal-hal lainnya di bawah kolong langit ini.

 

Apa yang akan saya lakukan, adalah mendemonstasikan bagaimana kita menggunakan Pedang Roh di dalam peperangan roh di kehidupan nyata. Hal yang paling sulit tentang peperangan ini, adalah tidak banyak orang bahkan memahaminya ini sedang dilancarkan. Sebagian besar orang, termasuk kebanyakan orang-orang Kristen dan Yahudi, tidak percaya Satan sedang menyerang kita dalam setiap jam setiap hari dan menggunakan mereka yang kita paling percaya untuk menyerang kita. Tidak ada yang tahu perbedaan teman dan musuh di dalam peperangan ini sebab mereka menolak untuk membaca instruksi yang diberikan oleh Bapa kita bagaimana berjalan di Dunia yang Jahat ini, sehingga mereka menjadi mangsa serigala-serigala dan tidak pernah tahu itu disebabkan karena kurangnya pengetahuan.

 

“HOS 4:6 Umat-Ku dibinasakan karena KURANG PENGETAHUAN. Oleh karena kamu menolak pengetahuan itu, Aku pun menolak kamu menjadi imam bagi-Ku. Oleh karena kamu melupakan Torah Elohimmu, Aku pun akan melupakan anak-anakmu.”

 

Kita tidak menggunakan persenjataan fisik di dalam peperangan ini, kita menggunakan persenjataan rohani, dan seluruh Persenjataan Surga ada di ujung jari kita, tetapi kita secara sederhana tidak mengetahui bagaimana menggunakan senjata-senjata yang kita miliki. Kita selalu dijahui bila menegur dan mengkoreksi, terutama jika itu adalah seorang Pastor yang Lebih Tua yang menerima koreksi, tetapi ini tidak Alkitabiah. Ini bukanlah suatu tindakan membenci atau niat jahat untuk menegur dan mengkoreksi setiap orang, ini adalah suatu tindakan membenci untuk tidak melakukan itu. Banyak yang salah paham tentang perbedaan antara menegur dan menghakimi.

 

“IM 19:17 Engkau jangan membenci saudaramu di dalam hatimu; engkau harus benar-benar menegur sesamamu, dan engkau jangan menanggung dosa atasnya. 18 Engkau jangan membalas dendam dan menyimpannya atas keturunan bangsamu. Dan engkau harus mengasihi sesamamu seperti dirimu sendiri, Akulah YAHWEH!”

 

Untuk informasi lebih lanjut atas definisi yang benar dari menegur dan menghakimi lihat Pengajaran Kami “Ever been accused of Judging a Brother?”

 

Kita melihat di seluruh kitab suci, Imam-Imam dan Nabi-Nabi YAHWEH membunuh tetangga-tetangga mereka sendiri dengan pedang sebab kurangnya ketaatan mereka, dan pemberontakan yang disengaja terhadap YAHWEH dan Torah/Hukum Nya. YAHWEH adalah kasih, dan YAHWEH yang menginstruksikan Imam-Imam dan Nabi-Nabi untuk membunuh saudara-saudara mereka sendiri dalam penghakiman. Mengatakan ini adalah suatu tindakan membenci yang akan menuduh YAHWEH membenci umat-Nya sendiri, dan kita tahu Ia tidak membenci umat-Nya sendiri. Adalah dosa yang YAHWEH benci, dan itu bukan YAHWEH yang menyebabkan orang-orang ini dibunuh, mereka MEMILIH nasib mereka sendiri, sebab mereka MEMILIH untuk tidak mendengarkan suara YAHWEH, perintah-perintah, ketetapan-ketetapan, dan hukum-hukum. Ini kita yang memilih jika kita akan dibunuh atau tidak, inilah kehendak bebas, kebebasan sejati. Jika anda memilih untuk tidak mematuhi, anda tidak dapat mengajukan alasan terhadap siapapun bila anda dibunuh, baik dalam perkataan, atau di dalam perbuatan.

 

“UL 11:26 Sesungguhnya Aku memperhadapkan kepadamu pada hari ini, berkat dan nistaan; 27 berkat apabila anda menaati perintah YAHWEH, Elohimmu, yang Aku perintahkan kepadamu pada hari ini; 28 dan nistaan, jika anda tidak menaati perintah YAHWEH, Elohimmu, tetapi menyimpang dari jalan yang Aku perintahkan kepadamu pada hari ini, dengan mengikuti ilah lain yang tidak anda kenal.”

“IM 30:15 Lihatlah, Aku memperhadapkan kepadamu pada hari ini kehidupan dan keberuntungan, kematian dan kecelakaan, 16 yang pada hari ini Ku perintahkan kepadamu untuk mengasihi YAHWEH, Elohimmu, untuk berjalan dalam jalan-jalan-Nya, dan untuk memelihara perintah-perintah-Nya, ketetapan-ketetapan-Nya, dan peraturan-peraturan-Nya, dan engkau akan hidup dan bertambah banyak, dan YAHWEH, Elohimmu, akan memberkati engkau di negeri yang kau masuki Diana, untuk memilikinya. 17 Namun, apabila hatimu berpaling dan engkau tidak mendengarkan, dan engkau disesatkan dan sujud kepada ilah-ilah lain dan melayani mereka, 18 pada hari ini sudah Ku nyatakan kepadamu, bahwa anda pasti binasa, anda tidak dapat lanjut umurmu di negeri yang engkau masuk ke sana dengan menyeberangi Yordan, untuk memilikinya. 19 Pada hari ini Aku telah membuat langit dan bumi menjadi saksi terhadap anda, Aku telah memaparkan di hadapan engkau kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Dan engkau telah menjatuhkan pilihan pada kehidupan supaya engkau hidup, yaitu engkau dan keturunanmu, 20 untuk mengasihi YAHWEH, Elohimmu, dengan mendengarkan kepada suara-Nya, dan dengan bergantung kepada-Nya, karena Dialah kehidupanmu dan panjang umurmu, untuk tinggal di negeri yang YAHWEH telah bersumpah kepada leluhurmu, kepada Abraham, kepada Ishak, dan kepada Yakub, untuk memberikannya kepada mereka.”

 

Beberapa contoh dimana kita lihat YAHWEH memerintahkan supaya Israel dihukum mati atau dibunuh karena ketidaktaatan dapat dijumpai dibanyak tempat di kitab suci, TERMASUK di Perjanjian Baru.

 

KIS 5:1 Dan, seorang pria dengan nama Ananias, bersama Safira, istrinya, telah menjual miliknya. 2 Dan dari jumlah harga itu dia telah menahan sebagian, sementara istrinya pun mengetahuinya; dan dengan membawa yang sebagian, dia meletakkannya di samping kaki para rasul. 3 Dan Petrus berkata, “Hai Ananias, mengapa Satan telah memenuhi hatimu sehingga engkau mendustai Roh Kudus dan menahan sebagian dari jumlah harga tanah itu ? 4 Selagi masih ada, bukankah dia tetap milikmu? Dan setelah terjual, bukankah dia berada dalam wewenang? Mengapa engkau menaruh hal ini dalam hatimu? Engkau tidak berdusta terhadap manusia, melainkan terhadap Elohim.” 5 Dan Ananias, ketika mendengarkan perkataan ini, sambil terjatuh dia menghembuskan napas yang terakhir; dan ketakutan yang besar terjadi atas semua orang yang mendengar hal ini. 6 Dan sambil berdiri, orang-orang muda itu mengafaninya, dan setelah membawa ke luar, mereka menguburkannya. 7 Dan terjadilah, kira-kira tiga jam kemudian, istrinya pun masuk dengan tidak mengetahui apa yang telah terjadi. 8 Dan Petrus berkata kepadanya, “katakanlah kepadaku, apakah kamu menjual tanah itu seharga itu?” Dan dia menjawab, “Benar, seharga itu!” 9 Dan Petrus berkata kepadanya, “Mengapa hal itu disepakati bersama oleh kamu untuk mencobai Roh YAHWEH? Lihatlah, kaki kaki mereka yang menguburkan suamimu ada di depan pintu, dan mereka pun akan membawa engkau ke luar!” 10 Dan seketika itu juga dia jatuh di samping kakinya dan menghembuskan napas yang terakhir. Dan sambil masuk, orang-orang muda itu mendapati wanita itu sudah mati. Dan dengan membawanya keluar, mereka menguburkannya di samping suaminya. 11 Dan ketakutan yang besar terjadi atas seluruh jemaat dan atas semua orang yang mendengar hal itu. 12 Dan melalui tangan para rasul itu terjadilah banyak tanda-tanda dan keajaiban-keajaiban di antara rakyat. Dan mereka dengan seia sekata semuanya terus berada di serambi Salomo. 13 Dan dari yang lainnya tidak ada seorangpun berani bergabung dengan mereka, tetapi rakyat itu terus mengagungkan mereka 14 dan sejumlah orang yang percaya, baik pria maupun wanita, semakin ditambahkan kepada Elohim.

 

Kita lihat di sini bahwa suatu kebohongan kecil yang sederhana menyebabkan Ananias dan Safira dihukum mati. Ini dilakukan sebagai contoh, dan apa perkataan yang timbul dari penghakiman ini ?KIS 5:11 Dan ketakutan yang besar terjadi atas seluruh jemaat dan atas semua orang yang mendengar hal itu. 12 Sekarang banyak tanda-tanda dan keajaiban-keajaiban secara terus menerus terjadi di antara rakyat melalui tangan-tangan para rasul. Dan mereka semua bersama-sama berada di Serambi Salomo 13 Tidak ada seorangpun dari yang lainnya berani bergabung dengan mereka, tetapi rakyat itu terus mengagungkan mereka. 14 Dan semakin banyak orang-orang percaya ditambahkan oleh Elohim, berkali lipat baik laki-laki dan perempuan. Lalu kita lihat di sini akibat yang timbul adalah ketakutan yang besar atas mereka yang menyaksikannya, dan banyak yang menjadi percaya. Ada ayat-ayat

 

Yang lain di kitab suci yang bersaksi bahwa Pedang akan digunakan oleh Imam-Imam terhadap saudara-saudara mereka sendiri karena ketidakpatuhan. Sesudah insiden Lembu Emas, 3000 orang dihukum mati oleh saudara-saudara mereka sendiri karena dosa penyembahan kepada patung.

 

“KEL 32:25 Dan Musa melihat bangsa itu bahwa dia terlepas, karena Harun telah membiarkan dia terlepas sebagai cemohoon di antara orang-orang yang bangkit melawan mereka. 26 Dan berdirilah Musa di pintu gerbang perkemahan itu dan berkata. “Siapa memihak YAHWEH? Kepadakulah!” Dan seluruh anak Lewi pun berkumpul kepadanya. 27 Dan berkatalah dia kepada mereka, “Beginilah YAHWEH, Elohim Israel, berfirman: Setiap orang, sandanglah pedangnya pada pinggangnya! Berjalanlah ke sana kemari dari pintu ke pintu di antara perkemahan, dan bunuhlah masing-masing saudaranya, dan masing-masing temannya, dan asing-masing tetangganya!” 28 Dan anak-anak Lewi melakukan seperti perkataan Musa. Maka pada waktu itu tewaslah dari bangsa itu lebih kurang tiga ribu orang.”

 

Hal ini disinggung oleh HaMashiakh juga. Dia sendiri menyatakan,

“MAT 10:34 Janganlah kamu mengira bahwa Aku datang untuk menebarkan damai di atas bumi; Aku tidak datang untuk menebarkan damai, tetapi pedang; 35 karena Aku datang untuk memisahkan seorang pria dari ayahnya, dan seorang anak perempuan dari ibunya, dan seorang menantu perempuan dari ibu mertuanya. 36 Dan musuh seseorang, adalah seisi rumahnya. 37 Siapa yang mengasihi ayah atau ibunya lebih daripada-Ku, tidaklah layak bagi-Ku; dan siapa yang mengasihi anak laki-laki atau anak perempuannya lebih daripada-Ku tidaklah layak bagi-Ku 38 Dan siapa yang tidak memikul salibnya dan mengikut di belakang-Ku, ia tidaklah layak bagi-Ku. 39 Siapa yang mendapatkan jiwanya, dia akan menghilangkannya;dan siapa yang menghilangkannya jiwanya demi Aku, ia akan mendapatkannya. 40 Siapa yang menerima kamu, ia menerima Aku; dan siapa yang menerima Aku, ia menerima Dia yang mengutus Aku. 41 Siapa yang menerima seorang nabi dalam nama seorang nabi, dia akan menerima upah seorang nabi; dan siapa yang menerima orang benar dalam nama kebenaran, dia akan menerima upah kebenaran. 42 Dan siapa saja yang memberi minum seseorang dari yang kecil ini secangkir air sejuk saja dalam nama seorang murid, sesungguhnya Aku berkata kepadamu, dia sekali-kali tidak menghilangkan pahalanya.”

 

Jadi, bagi mereka yang percaya bahwa HaMashiakh tidak menyetujui koreksi, peneguran, dan penghakiman umat-Nya, saya yakinkan anda, jika dilakukan dengan cara yang adil dan benar, tidak peduli bagaimana kelihatannya bagi orang disekitar mereka, Dia pasti menyetujui, dan itu adalah kehendak dari YAHWEH bahwa semua musuh-musuh-Nya di ungkapkan dan di bungkam. Apakah saya mengatakan kita harus mengangkat senjata dan mulai membunuh orang-orang, tidak mungkin! Sebagaimana dinyatakan, senjata dari Peperangan kita bukanlah secara fisik, tetapi secara Rohani.

 

Wow, itu perkataan Paulus. Ketaatan apa yang ia bicarakan ? Kebanyakan orang berusaha dengan keras untuk membandingkan / mengadukan instruksi-instruksi Bapa dengan instruksi-instruksi Putera. Kita akan menguji ini dengan argumen yang sering dibuat oleh Nabi-Nabi Palsu dan Pelayan-Pelayan pelanggar hukum yang kita sebut Pastor-Pastor sekarang ini. Jadi banyak gereja mengajarkan Keselamatan melalui Kasih Karunia, dan sepenuhnya mengabaikan perbuatan-perbuatan, seolah-olah mereka tidak penting. Banyak bahkan sudah terlalu jauh mengatakan bahwa perbuatan-perbuatan yang dibicarakan oleh Musa sudah tidak berlaku lagi, berdosa, menipu, doktrin Satan, memberatkan, dll. dll. Apa yang akan kita lakukan sekarang adalah menunjukkan argumen-argumen ini yang mereka gunakan, dan contoh bagaimana menggunakan Firman (Davar) sebagai sebuah Pedang, untuk mematikan setiap kepalsuan / penipuan dan doktrin manusia, iblis-iblis, dan Satan dalam rangka menegakkan secara tepat apa yang Paulus sudah katakan ketika dia bilang gunakan Pedang Roh, yang adalah Firman Elohim. Kita TIDAK mengajarkan Keselamatan dengan perbuatan-perbuatan, tetapi kita mengajarkan bahwa SESUDAH Keselamatan, perbuatan-perbuatan dibutuhkan, dan seperti kata Yakobus, “Iman tanpa perbuatan adalah mati.” Inilah dasar dari argumen itu, saya sering mengutip Yakobus dalam tulisan-tulisannya dimana ia katakan Iman tanpa perbuatan adalah mati, dan tuduhan saya mendapatkan bahwa “perbuatan” yang dibicarakan Yakobus, bukan dari Musa, tetapi perbuatan HaMashiakh, seolah-olah doktrin HaMashiakh berlawanan dengan doktrin Bapa. Ini adalah percakapan di dalam kehidupan nyata, saya akan berbagi, dan jawabannya, dalam rangka untuk menunjukkan kepada anda bagaimana menggunakan Firman sebagai Pedang, untuk membunuh setiap pendapat, penipuan, dan tuduhan palsu dan kesalahan penafsiran yang manusia akan gunakan untuk mempromosikan pelanggaran hukum. Pertama, mari kita kutip Yakobus sesuai dengan topiknya. Kita akan mengutip seluruh pasal yang ada hubungannya.

 

“YAK 2:1 Hai saudara-saudaraku, sebagai orang yang beriman pada Elohim kita YESHUA HaMashiakh yang mulia, janganlah kamu membeda-bedakan orang. 2 Sebab, bilamana seseorang dengan pakaian gemerlap bercincin emas masuk ke dalam sinagoga kamu, dan masuk juga seorang miskin dengan pakaian lusuh, 3 dan kamu memandang kepada yang mengenakan pakaian gemerlap serta berkata kepadanya, “Silakan engkau duduk di sini,” dan kepada yang miskin kamu berkata, “Berdirilah engkau Diana,” atau “Duduklah di sini di dekat alas kakiku!” 4 Bukankah kamu telah membeda-bedakan dalam dirimu dan bertindak sebagai hakim dengan pikiran yang jahat ? 5 Dengarlah, hai saudara-saudaraku yang terkasih, tidakkah Elohim memilih mereka yang miskin di dunia ini, agar kaya dalam iman, bahkan selaku para pewaris kerajaan yang telah Dia janjikan bagi mereka yang mengasihi-Nya ? 6 Namun, kamu meremehkan mereka yang miskin. Bukankah mereka yang kaya menindas kamu, bahkan mereka itu menyeret kamu ke pengadilan ? 7 Bukankah mereka itu telah menghujat Nama yang baik yang telah disebutkan atasmu ? 8 Bagaimanapun juga, bila kamu sedang menggenapkan torah kerajaan sesuai dengan kitab suci, “Hendaklah kamu mengasihi sesamamu seperti disimu”. Kamu sedang melakukan dengan baik. 9 Namun, jika kamu membeda-bedakan orang, kamu sedang melakukan dosa, karena oleh torah itu terbukti sebagai pelanggar. 10 Sebab, siapa saja yang ingin memelihara seluruh torah, tetapi tersandung dalam salah satunya, dia telah menjadi bersalah terhadap seluruhnya. 11 Sebab, Dia yang berkata, “Jangan berzina,” berkata juga, “Jangan membunuh!” Dan jika engkau tidak berzina tetapi membunuh, engkau telah menjadi pelanggar torah, 12 Berbicaralah sedemikian rupa dan bertindaklah sedemikian rupa seperti orang yang akan segera dihakimi oleh torah pembebasan. 13 Supaya penghakiman yang tanpa kemurahan berlangsung atas dia yang tidak menunjukkan kemurahan dan kemurahan menang atas penghakiman. 14 Hai saudara-sadaraku, apakah gunanya jika seseorang dapat berkata mempunyai iman, tetapi dia tidak mempunyai perbuatan? Apakah iman itu sanggup menyelamatkan? 15 Dan, apabila seorang saudara atau saudari kedapatan telanjang dan mereka kekurangan makanan sehari-hari, 16 tetapi seorang dari antara kamu berkata kepadanya, “pergilah dengan damai, hangatkan dan kenyangkanlah dirimu,” sedangkan kamu tidak memberikan kepada mereka apa yang dibutuhkan tubuhnya, apakah gunanya? 17 Demikian pula iman, jika dia tidak mempunyai perbuatan, dengan sendirinya dia itu mati. 18 Sebaliknya, seseorang akan mengatakan, “Engkau memiliki iman dan aku memiliki perbuatan, tunjukkanlah kepadaku imanmu tanpa perbuatan-perbuatanmu, dan aku akan menunjukkan kepadamu imanku dari perbuatan-perbuatanku.” 19 Engkaupun percaya bahwa Elohim adalah Esa, engkau melakukannya dengan baik, setan-setan pun percaya dan mereka gemetar. 20 Namun engkau, hai manusia fana, maukah engkau mengetahui, bahwa iman tanpa perbuatan adalah mati? 21 Bukankah Abraham, leluhur kita, dibenarkan atas dasar perbuatan-perbuatan ketika mempersembahkan Ishak, putranya, di atas mezbah? 22 Engkau melihat, bahwa iman sedang bekerja sama dengan perbuatan-perbuatannya, dan atas dasar perbuatan-perbuatan itu, iman disempurnakan. 23 Dan digenapilah kitab suci yang mengatakan, “Dan Abraham percaya kepada Elohim dan hal itu diperhitungkan kepadanya sebagai kebenaran.” Maka dia disebut, “Sahabat Elohim”. 24 Oleh karena itu kamu melihat, bahwa manusia dibenarkan atas dasar perbuatan-perbuatan dan bukan hanya hanya atas dasar iman. 25 Dan sama seperti itu juga Rahab, pelacur itu, bukankah dia dibenarkan atas dasar perbuatan-perbuatan, ketika menyambut para utusan dan meloloskannyake jalan yang lain? 26 Sebab, seperti halnya tubuh tanpa roh adalah mati, demikian pula iman tanpa perbuatan adalah mati.”

 

Saya mengutip ini untuk seseorang, dan demi untuk tidak mempermalukan mereka, kami menjaga kerahasiaan namanya. Dalam hubungan dengan pembicaraan itu, saya sudah mencoba untuk menunjukkan orang ini bahwa hukum-hukum Musa masih berpengaruh, dan mereka mencoba untuk membuktikan bahwa mereka benar. Ini jawaban yang saya dapatkan setelah mengutip ayat-ayat Yakobus.

 

“Apakah itu semua masih berlaku? Lihat hukum Musa adalah Perjanjian Lama dan YESHUA adalah adalah Perjanjian Baru. Dengan perkataan lain kita harus kembali dan mengikuti Torah dan mengatakan YESHUA tidak menyelesaikan apa yang Dia sudah datang untuk melakukannya. Dia memelihara Perjanjian Lama sampai kematian-Nya dan ketika Dia bangkit dari kubur kita masuk ke dalam suatu Perjanjian Baru.”

 

Ketika saya melihat ini, saya mengambil Pedangku (Alkitabku) dan mulai memanfaatkannya untuk melawan kebohongan ini.

 

Berikut adalah jawaban yang sebenarnya.

 

Perbuatan-perbuatan baik itu adalah seperti kain yang kotor, memberi makan orang miskin, dan menyembuhkan orang sakit, menyambung yang patah, dan merawat janda-janda dan anak-anak yatim, semua perintah-perintah itu ada di perintah-perintah Musa. Yakobus juga mengatakan jangan memihak dalam penghakiman, ini juga, perintah-perintah langsung dari Musa.

 

“KEL 22:25 Jika engkau meminjamkan uang kepada umat-Ku, orang yang miskin di antaramu, engkau tidak boleh bertindak seperti pemiutang; engkau tidak boleh menetapkan bunga uang kepadanya. 26 Jika engkau benar-benar menetapkan jubah temanmu sebagai jaminan, engkau harus mengembalikan itu kepadanya sampai matahari terbenam, 27 karena hanya itulah penutup tubuhnya, itulah pembungkus bagi kulitnya; dengan apakah dia akan berbaring? Dan akan terjadi ketika dia berseru kepada-Ku, maka Aku akan mendengar, sebab, Aku ini murah hati.”

“KEL 23:10 Dan engkau harus menaburi tanahmu enam tahun lamanya, dan engkau harus mengumpulkan hasilnya. 11 Tetapi pada tahun ketujuh, engkau harus membiarkannya dan meninggalkannya, sehingga umatmu yang miskin dapat memakannya, dan hewan di ladang dapat memakan sisanya. Demikian juga harus kau perbuat pada kebun anggurmu, pada kebun zaitunmu.”

“IM 19:10 Dan engkau jangan mengumpulkan sisa-sisa hasil panen kebun anggurmu, dan engkau jangan memungut buah anggur yang berjatuhan di kebunmu. Engkau harus menyisakannya bagi orang miskin dan bagi pengembara. Akulah YAHWEH, Elohimmu!.”

“KEL 23:2 Engkau jangan menjadi pengikut orang banyak dalam hal kejahatan, juga jangan masuk dalam perselisihan yang menyesatkan, mengikuti orang banyak yang tersesat.”

“KEL 30:15 Orang yang kaya tidak boleh memberi lebih banyak, dan orang yang miskin tidak boleh memberi kurang dari setengah shikal, untuk memberi persembahan hunjukan kepada YAHWEH, untuk mengadakan pendamaian atas jiwa-jiwamu.”

“KEL 22:22 Kamu tidak boleh merendahkan janda dan anak yatim. 23 Jika engkau benar-benar merendahkannya, jika dia benar-benar berseru kepada-Ku, maka Aku akan mendengarkan seruannya, 24 dan murka-Ku akan bangkit dan Aku akan membunuhmu dengan pedang; dan istri-istrimu akan menjadi janda, dan anak-anakmu akan menjadi yatim.”

“UL 10:17 Sebab YAHWEH, Elohimmu, Dialah Elohim atas segala ialah dan Tuhan atas segala tuan, Elohim yang besar, yang perkasa dan yang ditakuti, yang tidak memandang muka, juga tidak menerima suap. 18 Yang menjalankan keadilan bagi anak yatim dan janda, dan yang mengasihi orang asing dengan memberikan makanan serta pakaian kepadanya. 19 Dan kamu harus mengasihi orang asing karena kamupun dahulu adalah orang asing di tanah Mesir.”

 

Seperti yang sudah saya katakan, SEMUA “perbuatan-perbuatan” di Perjanjian Baru ditemukan juga di Torah/Hukum, tetapi sejak anda semua berpikir Torah/Hukum itu adalah suatu set perintah-perintah dan larangan-larangan dan hukuman-hukuman mati yang sederhana, anda bahkan tidak mengetahui Yakobus mengajari perbuatan-perbuatan baik ini langsung dari Musa. Perintah-perintah ini semua berasal dari “hukum kebebasan yang sempurna” yang Yakobus bicarakan, yang anda semua sebut memberatkan , kutukan , kematian , dan dosa.

 

“YES 5:20 Celakalah mereka yang mengatakan yang jahat itu kebaikan, dan kebaikan itu jahat; yang menempatkan kegelapan pada terang, dan terang pada kegelapan; yang menaruh pahit pada manis, dan manis pada pahit. 21 Celakalah mereka yang bijak menurut pandangannya sendiri, dan yang menjadi bijaksana di hadapan wajah mereka sendiri.”

 

Yakobus disebut “Yakobus yang Adil” untuk suatu alasan, dia mengajarkan HUKUM yang ADIL.

 

“UL 4:5 Perhatikanlah, aku telah mengajar kamu ketetapan-ketapan dan peraturan-peraturan kepadamu sebagaimana YAHWEH, Elohimku, telah memerintahkannya kepadaku supaya kamu lakukan di tengah-tengah negeri yang kamu masuki untuk memilikinya. 6 Dan kamu harus memelihara dan melakukannya, karena perintah itu akan menjadi HIKMAT dan PENGERTIANmu di mata bangsa-bangsa yang mendengar segala ketetapan ini. Dan mereka akan berkata: Bangsa yang besar ini adalah umat yang BIJAKSANA dan BERPENGERTIAN. 7 Sebab, siapakah bangsa besar yang Elohimnya datang dekat kepadanya seperti YAHWEH, Elohim kita, setiap kali kita memanggil Nama-Nya? 8 Dan siapakah bangsa besar yang ketetapan-ketetapan dan peraturan-peraturannya sedemikian adil seperti seluruh hukum ini, yang aku tetapkan di hadapanmu pada hari ini? 9 Hanya, awasilah dirimu dan jagalah jiwamu dengan hati-hati supaya engkau jangan melupakan perkara-perkara yang telah matamu lihat, dan supaya jangan semuanya itu hilang dari hatimu seumur hidupmu. Dan beritahukanlah semuanya itu kepada anak-anakmu dan kepada cucu-cicitmu. 10 Pada waktu engkau berdiri di hadapan YAHWEH, Elohimmu, di Horeb, waktu YAHWEH berfirman kepadaku: Kumpulkanlah umat itu bagi-Ku, dan Aku akan membuat mereka mendengar perkataan-Ku supaya mereka dapat belajar untuk takut kepada-Ku selama mereka hidup di muka bumi dan supaya mereka mengajarkannya kepada anak-anak mereka.”

 

Alasan hukum-hukum itu harus diamati adalah bukan untuk Keselamatan, tetapi agar nama YAHWEH akan ditinggikan di antara bangsa-bangsa, dan dimengerti sebagai suatu Kebenaran dan Keadilan Elohim. Ini adalah yang dimaksud ketika YESHUA berbicara dalam bentuk perumpamaan,

“MAT 5:14 Kamu adalah terang dunia. Sebuah kota yang terletak di atas gunung, tidaklah mungkin disembunyikan. 15 Merekapun tidak menyalakan pelita dan menaruhnya di bawah alat penakar, melainkan di atas kaki pelita, dan menerangi segala sesuatu yang ada di dalam rumah. 16 Demikian hendaklah terangmu bercahaya di hadapan manusia, sehingga mereka dapat melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di surga.”

 

Suatu perumpamaan harus di interpretasikan, dan harus ada sebuah kunci untuk menjelaskannya. Kita mempunyai sebuah buku yang seluruhnya ada didalam Alkitab yang dirancang untuk menafsirkan perumpamaan.

 

“AMS 1:1 Amsal-amsal Salomo anak Daud, raja Israel; 2 Untuk mengetahui hikmat dan didikan, untuk memahami perkataan dan pengertian, 3 untuk menerima didikan yang membuat bijaksana, kebenaran, keadilan, dan kejujuran; 4 untuk memberi kepandaian kepada yang sederhana, pengetahuan dan pertimbangan kepada orang muda. 5 Orang yang bijak biarlah dia mendengarkan dan biarlah dia menambah pengajaran; dan orang yang berpengertian biarlah dia mendapatkan nasihat-nasihat yang bijak, 6 untuk mengerti amsal dan KIASAN; perkataan hikmat, dan TEKA TEKI.”

 

“Cahaya” yang YESHUA inginkan kita bercahaya di hadapan semua orang dalam perumpamaan ini adalah melakukan hukum-hukum-Nya (kehendak-Nya).

 

“AMS 6:23 Sebab perintah itu pelita, dan torah itu cahaya, dan teguran didikan itu jalan kehidupan;”

 

Jadi, ketika YESHUA katakan hendaklah terangmu bercahaya di hadapan manusia sehingga mereka melihat PERBUATANmu yang BAIK dan memuliakan Bapa di Surga Dia mengulangi ayat-ayat di kitab Ulangan.

 

“UL 4:5 Perhatikanlah, aku telah mengajar kamu ketetapan-ketapan dan peraturan-peraturan kepadamu sebagaimana YAHWEH, Elohimku, telah memerintahkannya kepadaku kamu harus memelihara dan melakukannya, karena perintah itu akan menjadi hikmat dan pengertianmu di mata bangsa-bangsa yang mendengar segala ketetapan ini. Dan mereka akan berkata: Bangsa yang besar ini adalah umat yang bijaksana dan berpengertian. 7 Sebab, siapakah bangsa besar yang Elohimnya datang dekat kepadanya seperti YAHWEH, Elohim kita, setiap kali kita memanggil Nama-Nya? 8 Dan siapakah bangsa besar yang ketetapan-ketetapan dan peraturan-peraturannya sedemikian adil seperti seluruh hukum ini, yang aku tetapkan di hadapanmu pada hari ini?”

“MAT 13:10 Dan setelah datang mendekat, para murid berkata kepada-Nya, “Mengapa Engkau berbicara kepada mereka dalam perumpamaan? 11 Dan seraya menanggapi, Dia berkata kepada mereka, “Kepadamu sudah diberikan karunia untuk mengetahui rahasia kerajaan surga, tetapi kepada orang-orang itu tidak diberikan. 12 Sebab siapa saja yang mempunyai, kepadanya akan diberikan dan dia akan dibuat berkelimpahan, tetapi siapa saja yang tidak mempunyai, bahkan apa yang ia punyai, akan diambil daripadanya. 13 Sebab itu Aku berbicara kepada mereka dalam perumpamaan, karena dengan melihat, mereka tidak melihat, dan dengan mendengar, mereka tidak mendengarkan, bahkan tidak memahami. 14 Dan digenapilah atas mereka nubuat Yesaya yang mengatakan: Dengan pendengaran kamu akan mendengarkan, tetapi sekali-kali kamu tidak akan memahami, dan dengan melihat kamu akan melihat, tetapi sekali-kali kamu tidak bisa tanggap. 15 Sebab hati bangsa ini telah menebal, dan mereka sulit mendengarkan dengan telinga, dan mereka menutup matanya, supaya mereka tidak bisa melihat dengan mata, dan tidak bisa mendengarkan dengan telinga, dan tidak bisa memahami dengan hati, lalu mereka BERBALIK, dan Aku akan menyembuhkan mereka.”

 

Perkataan-perkataan ini yang mereka butuhkan untuk BERBALIK supaya mereka disembuhkan. Dari mana Dia mendapatkan ini ? Kita tahu Dia tidak berbicara perkataan-perkataan-Nya sendiri.

 

“YOH 7:16 YESHUA menjawab kepada mereka dan berkata, “Ajaran-Ku bukanlah milik-Ku, melainkan dari Dia yang telah mengutus Aku. 17 Jika seseorang bermaksud untuk melakukan kehendak-Nya, dia akan mengetahui tentang ajaran itu, apakah hal itu berasal dari Elohim atau Aku berbicara dari diri-Ku sendiri. 18 Siapa yang berkata-kata dari dirinya sendiri, dia mencari kemuliaannya sendiri. Namun siapa yang mencari kemuliaan Dia yang telah mengutus-Nya, dia ini adalah benar, dan ketidakadilan tidak ada padanya. 19 Bukankah Musa telah memberikan torah kepadamu dan tidak seorang pun dari antara kamu melaksanakan torah itu? Mengapa kamu berusaha membunuh Aku?”

 

Jadi, apakah orang-orang ini yang tuli dan bodoh dalam memahami perlu untuk berbalik?

 

“MZM 19:8 TORAH YAHWEH itu SEMPURNA, MEMULIHKAN JIWA; kesaksian YAHWEH itu teguh, membuat bijak orang yang tak berpengalaman. 9 Ajaran YAHWEH itu benar, menyukakan hati; perintah YAHWEH itu murni, membuat mata bersinar. 10 Takut akan YAHWEH itu suci, tetap bertahan selama-lamanya; penghakiman YAHWEH itu benar, mereka bersama menjadi benar. 11 Lebih berharga daripada emas, bahkan daripada emas murni; dan lebih manis daripada madu, bahkan daripada terkesan sarang lebah.”

 

Sekarang karena kita memiliki semua bukti sejauh ini, mari kita menyelesaikan teka-teki itu. Siapa yang buta dan tuli?

 

“YES 42:20 Engkau melihat banyak hal, tetapi tidak memperhatikan, membuka kedua telinga tetapi tidak mendengarkan. 21 YAHWEH berkenan demi kepentingan kebenaran-Nya, Dia akan MENINGGIKAN TORAH dan membuatnya MULIA. 22 Namun inilah bangsa yang dirampok dan dijarah, mereka semua akan menjadi terperangkap dalam lubang-lubang, mereka disembunyikan di dalam rumah-rumah tahanan. Mereka telah menjadi mangsa dan tidak ada yang melepaskan, suatu jarahan, dan tidak seorang pun yang berkata, “Pulihlah!” 23 Siapa di antaramu akan mendengar ini, akan memperhatikan dan mendengarkan untuk waktu yang akan datang? 24 Siapakah yang memberikan Yakub kepada penjarah, dan Israel kepada perampok? Bukankah YAHWEH, Dia yang kepada-Nya kita telah berdosa? Sebab, mereka tidak mau berjalan dalam jalan-jalan-Nya, dan mereka tidak mendengarkan torah-Nya. 25 Maka Dia akan menuangkan kehangatan murka-Nya ke atasnya, dan kekuatan perang, dan menempatkannya pada kobaran api disekelilingnya, tetapi dia tidak mengetahuinya dan api membakarnya, tetapi hatinya tidak menyadarinya.”

 

Ini adalah apa yang sudah saya pakai, sederhana gunakan Firman sebagai sebuah Pedang, untuk MEMBUKTIKAN pertama adalah semua hal yang dibicarakan Yakobus berasal langsung dari Musa, kedua, menunjukkan HaMashiakh tidak berbicara dari diri-Nya sendiri tetapi apa yang Dia dengar dari Bapa, dan ketiga menunjukkan mereka siapa yang buta dan tuli. Ini adalah bagaimana kita menggunakan Firman sebagai sebuah Pedang, sederhana, kutip ayat-ayat alkitab untuk menyangkal setiap doktrin buatan manusia atau doktrin yang manusia terima dari iblis dengan mengutip Firman Kebenaran, Pedang Roh dari Elohim yang hidup. Apa yang kita tidak ingin lakukan adalah memaki-maki / mengata-ngatai, atau membentak dengan kata-kata kasar dengan maksud untuk menyakiti orang. Kita mau biarlah ayat-ayat alkitab dan Firman Elohim, Pedang Roh, menjadi satu-satunya wakil yang mencairkan hati dan roh dari orang-orang yang kita hadapi. Satu-satunya tujuan menggunakan Firman dengan cara ini adalah untuk membawa orang ke dalam pertobatan, jika ini suatu tindakan kebencian, saya mengaku bersalah seperti yang dituduhkan, tetapi seperti saya sudah katakan di awal artikel ini, ini tidak dikoreksi dengan Firman itulah yang benar-benar tindakan kebencian.

 

“IM 19:17 Engkau jangan membenci saudaramu di dalam hatimu; engkau harus benar-benar menegur sesamamu, dan engkau jangan menanggung dosa atasnya. 18 Engkau jangan membalas dendam dan menyimpannya atas keturunan bangsamu. Dan engkau harus mengasihi sesamamu seperti dirimu sendiri, Akulah YAHWEH !”

 

Suatu kebenaran yang menegur, mengkoreksi / membetulkan adalah suatu tindakan belas kasihan, bukan tindakan kebencian. Jika seseorang tidak bertobat, apakah dia percaya atau tidak kepada HaMashiakh, dosanya tidak di ampuni, karena darah HaMashiakh tidak mencakup dosa yang disengaja.

 

“IBR 10:26 Sebab, apabila kita dengan sengaja berbuat dosa, sesudah menerima pengetahuan penuh akan kebenaran, maka bagi dosa tidak ada lagi tersedia pengurbanan, 27 melainkan satu gambaran masa depan yang menakutkan tentang penghakiman dan kecemburuan yang menyala-nyala yang akan segera melahap para penentang. 28 Seseorang yang menolak torah Musa, mati tanpa belas kasihan atas dasar dua atau tiga orang saksi; 29 betapa beratnya hukuman yang kamu kira akan dianggap pantas atas dia yang telah menginjak-injak Putra Elohim dan yang telah menganggap najis darah perjanjian dan yang telah menghina Roh anugerah yang oleh-Nya dia telah dikuduskan? 30 Sebab kita telah mengenal Dia yang mengatakan, “Pembalasan adalah hak-Ku, Aku akan mengganjarnya,” YAHWEH berfirman. Dan lagi, “YAHWEH akan menghakimi umat-Nya.” 31 Mengerikan, sekiranya jatuh ke dalam tangan Elohim yang hidup.”

 

“YOH 3:36 Siapa yang percaya kepada Putra, dia mempunyai hidup kekal, tetapi siapa yang tidak menaati Putra, dia tidak akan melihat hidup, sebaliknya MURKA ELOHIM tinggal di atasnya.”

 

“2 PTR 2:19 sambil menjanjikan kemerdekaan kepada mereka, padahal diri mereka sendiri menjadi hamba kebinasaan; karena siapa yang dikalahkan oleh seseorang, ia pun telah dijadikan hamba bagi orang itu. 20 Sebab, jika setelah menghindari pencemaran duniawi dengan pengetahuan penuh akan Elohim dan Juru Selamat, YESHUA HaMashiakh, tetapi di kalahkan kembali dengan jerat oleh hal-hal ini, maka BAGI MEREKA KEADAAN YANG TERAKHIR MENJADI LEBIH BURUK dari pada keadaan yang semula. 21 Sebab, BAGI MEREKA LEBIH BAIK TIDAK MENGENAL jalan kebenaran daripada setelah mengenal, berbalik dari PERINTAH KUDUS yang telah disampaikan kepada mereka. 22 Dan, bagi mereka telah berlaku perumpamaan yang benar ini, “Anjing yang kembali ke muntahnya sendiri dan babi yang telah dimandikan, ke kubangan lumpur.”

 

Bagi mereka yang diluar sana menggunakan torah untuk mengutuk, bukan menggunakannya sebagai sarana untuk mengkoreksi/membetulkan, menegur, memberikan perintah-perintah yang benar, dan membawa orang-orang ke dalam pertobatan, dan berdebat tentang hal-hal yang tidak terlalu penting seperti pengucapan nama-nama, atau silsilah Imamat, atau berbagai masalah lain, dan hanya berdebat untuk menjadi benar, saya akan katakan bahwa bukan kasih yang memotivasi anda. Kita seharusnya menjadi saksi HaMashiakh / Messiah, dan Firman-Nya, hanya itu saja. Jika seseorang MEMILIH untuk tetap berada dalam ketidaktahuan (apatis individualistis) mereka, jangan mencoba untuk mengutuk mereka, anda tidak pernah tahu kapan YAHWEH akan membuka hati mereka. Itu bukannya kita yang membuka Hati dan Pikiran orang-orang, tetapi YAHWEH, semua yang kita dapat lakukan adalah memberikan mereka suatu pilihan yang jelas, tetapi setiap orang mempunyai hak untuk memilih bagi mereka sendiri.

 

Untuk saudara-saudara saya di luar sana yang sedang berjuang suatu perjuangan yang baik, dan sedang membela kebenaran dan sedang bersaksi terhadap segala kepalsuan dunia ini, saya katakan kecepatan Elohim dan RAK CHAZAK YISRAEL (Semua kekuatan dan keberanian untuk kemuliaan Tuhan kami) ! Jadilah Kuat dan teguhkanlah hatimu, untuk itulah YAHWEH Elohim yang berjalan di depanmu. Jangan takut kepada mereka yang dapat membinasakan tubuh, tetapi takutlah kepada Dia yang dapat membinasakan baik tubuh maupun jiwa. Terus letakkan tepi Pedang Kebenaran ke tenggorokan Satan dan bunuh (buat tidak berdaya) setiap orang yang menyerang Firman Kebenaran dengan Pedang Roh. Tidak peduli jika itu adalah orang kaya atau orang miskin, Pastor atau Raja, Rabbi atau Pendeta, jika mereka menyerang Kebenaran, belalah / pertahankanlah sampai mati. Jadilah yang bersemangat untuk Penguasa anda, tapi jangan berbuat dosa. Tunjukkan kasih yang benar kepada dunia meskipun dunia membenci anda dan Penguasa kita. Jadilah tegas seperti Elia yang membunuh Nabi-Nabi Palsu dari para Ba’al. Jadilah yang bersemangat sebagai orang-orang Lewi ketika mereka melangkah ke sisi Musa dan membunuh setiap orang yang adalah saudaranya , dan tidak takut seperti Mesias / HaMashiakh ketika Ia melangkah maju untuk diserahkan kepada Salib. Giatlah supaya rencana Satan tidak memungkinkan untuk menyusup ke tempat anda. Jadilah percaya diri dan ingat kata-kata Nabi Yesaya ketika mereka mencobai anda , dan menguji anda dan menyerang anda karena mengajarkan Kebenaran.

 

“YES 50:4 Elohim YAHWEH telah memberikan kepadaku lidah seorang murid, untuk mengetahui, untuk menolong orang yang letih dengan apatah perkataan, Dia membangunkan pagi demi pagi, Dia mempertajam telingaku untuk mendengar seperti seorang murid. 5 Elohim YAHWEH telah membuka telingaku, dan aku tidak memberontak, aku tidak berpaling ke belakang. 6 Aku telah memberikan punggungku kepada mereka yang memukul, dan pipiku untuk mereka yang menarik wajahku, aku tidak menyembunyikan wajahku dari aib dan ludah. 7 Dan Elohim YAHWEH akan menolongku, atas hal ini aku tidak dipermalukan. Atas hal ini aku membuat mukaku seperti batu cadas, dan aku mengetahui bahwa aku tidak akan dipermalukan. 8 Dia yang membenarkan aku telah dekat. Siapakah yang akan berbantah denganku? Biarlah kita berdiri bersama-sama! Siapakah tuan atas keputusanku? Biarlah dia mendekat kepadaku! 9 Lihatlah, Elohim YAHWEH akan memberikan pertolongan kepadaku, siapakah yang akan menyatakan aku bersalah? Lihatlah, mereka semua seperti pakaian melusuh, ngengat akan memakannya. 10 Siapakah di antaramu yang takut kepada YAHWEH, yang mendengarkan suara hamba-Nya, yang berjalan dalam kegelapan dan tidak ada terang di dalamnya? Biarlah dia percaya dalam Nama YAHWEH, dan bersandar kepada Elohimnya. 11 Lihatlah kamu semua yang menyalakan api dan dikelilingi oleh percikan api, berjalanlah dalam terang apimu dan dengan percikan api kamu telah membakar. Dari tangan-Ku, hal ini telah menjadi milikmu. Kamu akan berbaring di tempat kedukaan.”

 

Jangan biarkan tuduhan-tuduhan itu menghampirimu, dan ingat Saudara-saudara, ketika anda ditanya tentang gelar anda dan kemampuan anda yang orang-orang mau menunjukkan mereka sendiri yang menyetujui dan mentahbiskan untuk khotbah, bahwa kita tidak merekomendasikan diri seperti yang mereka lakukan.

 

“2 KOR 3:1 Adakah kami mulai memuji diri sendiri lagi jika kami tidak memerlukannya, sebagaimana ada beberapa surat pujian bagi kamu atau surat pujian dari kamu? 2 Kamu adalah surat kami yang telah ditulis di dalam hati kami, yang diketahui dan dibaca oleh semua orang, 3 ketika dinyatakan bahwa kamu adalah surat HaMashiakh yang dilayani oleh kami, ditulis bukan dengan tinta, tetapi dengan Roh Elohim yang hidup, bukan pada loh-loh batu, melainkan pada loh-loh hati kedagingan. 4 Dan kami memiliki keyakinan seperti ini kepada Elohim melalui HaMashiakh, 5 bukan berarti dari diri kami sendiri kami mampu memperhitungkan sesuatu sebagai dari diri kami sendiri, tetapi kemampuan kami dari Elohim, 6 yang juga telah membuat kami layak sebagai pelayan perjanjian baru, bukan mengenai tulisan, melainkan mengenai Roh; karena tulisan itu mematikan, tetapi Roh menghidupkan.”

 

“1 KOR 1:26 Sebab kamu melihat panggilanmu saudara-saudara, bahwa tidak banyak yang berhikmat secara daging, tidak banyak yang berkuasa, tidak banyak yang terpandang; 27 akan tetapi Elohim telah memilih apa yang bodoh dari dunia, supaya Dia dapat mempermalukan mereka yang berhikmat, dan Elohim telah memilih apa yang lemah dari dunia, supaya Dia dapat mempermalukan apa yang kuat. 28 Dan Elohim telah memilih apa yang tidak terpandang dan apa yang hina dan apa yang tidak berarti, supaya Dia dapat meniadakan apa yang berarti, 29 sehingga setiap daging tidak dapat bermegah di hadapan-Nya. 30 Namun kamu, oleh Dia kamu berada di dalam HaMashiakh YESHUA, yang bagi kita telah dijadikan hikmat, sekaligus kebenaran dan pengudusan dan penebusan, dari Elohim, 31 sehingga, sebagaimana yang telah tertulis, “Siapa yang bermegah, biarlah dia bermegah di dalam YAHWEH!”

 

Sya ingin mengucapkan terima kasih kepada Obadayah Owen, Jason Price, Richard Casinger, dan Uskup Salamat Khokar untuk konfirmasi-konfirmasi dan dorongan-dorongan bagi saya untuk mengerjakan naskah ini, dan Jamin Taylor untuk desain grafis, dan terutama istriku

Jennifer untuk dukungannya dan membrikan saya waktu untuk belajar dan mengajar, Toda Raba (terima kasih banyak) untuk anda semua.

Semoga Elohimnya Abraham, Ishak, dan Yakub bersama anda dalam semua kemenangan anda, demi Anak Domba YAHWEH jangan sesat/hilang, bahkan di dalam kematian, HaShem YESHUA, Amin Amin !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s